Pengurus Takmir Masjid Jami' Al-Hikmah Perumda Deket Permai Masa Khidmah 2026-2031 Berhasil Dikukuhkan

19 May 2026, Pukul 20:52

masjidalhikmahdeket@gmail.com

116 pembaca

Pengurus Takmir Masjid Jami' Al-Hikmah Perumda Deket Permai Masa Khidmah 2026-2031 Berhasil Dikukuhkan

Lamongan — Acara Pengukuhan dan Rapat Kerja Pengurus Takmir Masjid Jami Al-Hikmah Perumda Deket Permai Lamongan, resmi dilaksanakan pada hari senin, 18 Mei 2026 ba'da isya dengan penuh khidmat dan semarak. Kegiatan ini menandai dimulainya masa khidmah kepengurusan baru tahun 2026–2031 yang dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus takmir, Dewan Nadzir, serta tokoh masyarakat setempat.

Berlokasi di serambi masjid Al-Hikmah suasana acara dibuka dengan semarak melalui penampilan Grup Banjari yang membawakan shalawat-shalawat indah, menciptakan nuansa Islami yang hangat dan penuh kekhusyukan sejak awal acara. Acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Habib Ramadhan yang dilantunkan dengan penuh khidmad dan menghayati. Selanjutnya pembacaan Surat Keputusan kepengurusan Takmir Masjid Jami Al-Hikmah masa khidmah 2026–2031 oleh Dewan Nadzir, Bapak H. Asyhari, yang secara resmi menetapkan susunan pengurus baru. Momen yang paling berkesan hadir saat pembacaan Ikrar Pengurus Takmir yang dipimpin oleh Bapak Kepala Desa Deket Kulon, H. Abdul Hamid, dan diikuti dengan penuh khidmat oleh seluruh jajaran Pengurus Takmir Masjid Jami Al-Hikmah. Ikrar ini menjadi simbol kesungguhan dan komitmen seluruh pengurus dalam mengemban amanah umat selama lima tahun ke depan.

Prosesi dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Jabatan dari Ketua Takmir lama kepada Ketua Takmir baru, yang menjadi penanda resmi perpindahan tongkat kepemimpinan dalam pengelolaan masjid. Sesi Sambutan kemudian disampaikan oleh tiga pihak secara berurutan. Pertama, Ketua Takmir lama yang disampaikan oleh Drs. H. Dahlan, AM. MM menyampaikan laporan dan kesan pesan atas pengabdian selama masa khidmah sebelumnya. Dilanjutkan oleh Ketua Takmir baru oleh Drs. H. Khoirul Anam, M.Pd yang memaparkan visi dan komitmennya dalam memimpin kepengurusan ke depan. Beliau menyampaikan visinya sebagai ketua takmir yang baru "Pusat pembinaan ummat untuk masyarakat muslim kaffah" dan salah satu misinya yaitu menjadikan masjid sebagai tempat untuk beribadah kepada Allah SWT semata dan pusat pembinaan ummat menuju muslim kaffah. Sambutan ditutup oleh Bapak Kepala Desa Deket Kulon, H. Abdul Hamid, yang memberikan dukungan penuh serta harapan besarnya terhadap kemajuan Masjid Jami Al-Hikmah. Beliau berpesan untuk pengurus takmir yang baru untuk mengembangkan masjid dengan rencana program yang jelas dan tertata sebagai pondasi dalam menjalankan amanat sebagai pengurus takmir yang baru serta dapat menarik masyarakat untuk datang ke masjid.

Sebagai puncak dari Rapat Kerja, acara diisi dengan penyampaian Draft Program Kerja oleh masing-masing bidang. Sebanyak 10 bidang mempresentasikan rencana program strategis mereka untuk lima tahun ke depan. 10 bidang tersebut yaitu bidang peribadatan dan masjlis taklim, bidang pembangunan/sarana prasarana, bidang PHBI/PHBN, bidang inventaris, kebersihan dan pemeliharaan, bidang pendidikan dan TPQ, bidang remaja masjid, bidang sosial dan Ziswaq, bidang humas dan sosial media, dan bidang pemberdayaan muslimah.

Acara berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai wujud harapan dan tawakal kepada Allah SWT, agar kepengurusan Takmir Masjid Jami Al-Hikmah masa khidmah 2026–2031 senantiasa diberikan kemudahan, kekuatan, dan keberkahan dalam menjalankan amanah mulia ini.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur'an Surah At-Taubah ayat 18 yang terpampang dalam spanduk acara:

"Sesungguhnya yang memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk."

Bagikan: